Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026, Rekor MURI 10.080 Bertanjak Siap Diwujudkan

Nasional | 31 Jul 2026 14:11:36
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026, Rekor MURI 10.080 Bertanjak Siap Diwujudkan

PEKANBARU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 yang akan digelar pada 9–10 Agustus 2026 di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Pekanbaru. Dukungan tersebut mengemuka saat Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., menerima audiensi panitia penyelenggara di Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Jumat (31/7/2026).

Kasdam menerima rombongan mewakili Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. Hadir dalam pertemuan itu Panglima BM LMB Nusantara Indra Gunawan, Ketua Laskar RMRB Riau Putra Rezeky, Sekretaris Afrizal, Dankoti BM LMB Nusantara Dt Uje, Ketua Panitia Tega Maulana, serta Bendahara Denis.

Dalam audiensi tersebut, panitia memaparkan kesiapan pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 yang mengusung target pemecahan Rekor MURI 10.080 Bertanjak sebagai gerakan budaya untuk memperkuat identitas nasional dan mempererat persatuan masyarakat.

Panglima BM LMB Nusantara, Indra Gunawan, menegaskan bahwa kegiatan itu tidak sekadar mengejar rekor.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kolaborasi antara pemerintah, TNI, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, generasi muda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga warisan budaya Indonesia. Budaya adalah perekat persatuan bangsa dan menjadi bagian dari ketahanan nasional," ujarnya.

Menanggapi paparan tersebut, Brigjen TNI Rudi Hermawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelestarian budaya Melayu yang dinilai sejalan dengan semangat kebangsaan.

"Kodam XIX/Tuanku Tambusai pada prinsipnya mendukung kegiatan pelestarian budaya yang mampu memperkuat persatuan bangsa melalui Kenduri Akbar ini. Gagasan tersebut akan kami sampaikan kepada Bapak Pangdam sebagai bahan pertimbangan agar penggunaan tanjak dapat diterapkan pada kegiatan-kegiatan tertentu di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai sesuai kebijakan pimpinan," katanya.

Ketua Laskar RMRB Riau, Putra Rezeky, turut mengapresiasi sambutan hangat jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Menurutnya, sinergi TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat karakter bangsa.

Panitia juga mengungkapkan rencana prosesi pemasangan tanjak kepada Pangdam dan Kasdam XIX/Tuanku Tambusai sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat Melayu Riau. Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat serta menguatkan komitmen bersama dalam melestarikan budaya Nusantara sebagai bagian dari jati diri bangsa (pendam19)

Komentar
Guest