LAMR Riau Restui Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026, Datuk Seri Raja Marjohan: Junjung Tinggi Marwah Adat dan Budaya Melayu

Nasional | 28 Jul 2026 17:34:20
LAMR Riau Restui Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026, Datuk Seri Raja Marjohan: Junjung Tinggi Marwah Adat dan Budaya Melayu

PEKANBARU — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026, sebuah agenda budaya yang digagas sebagai wadah mempererat persatuan masyarakat Melayu sekaligus memperkokoh nilai-nilai adat dan budaya di Bumi Lancang Kuning.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, saat memimpin rapat koordinasi sekaligus menerima kunjungan silaturahmi panitia penyelenggara di Ruang Rapat LAMR Provinsi Riau, Selasa (28/7/2026) siang.

Rapat tersebut dihadiri oleh Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara Indra Gunawan, Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris Jenderal Tega Maulana Fitra, Ketua Majelis Pimpinan Pusat Laskar Melayu Berjuang Nusantara (LMBN) Dankoti Uje, Ketua DPW Riau Rumpun Masyarakat Riau Bersatu Putra Rezeky, Ketua DPW Bengkalis Masyarakat Riau Bersatu Afrizal A.Md., CPLA, beserta jajaran panitia inti.

Dalam arahannya, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf menyampaikan apresiasi atas semangat, kekompakan, dan keseriusan panitia dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 berpotensi menjadi salah satu helat budaya Melayu terbesar yang pernah digelar di Riau.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Melayu, terutama terkait makna filosofis penggunaan tanjak, yang merupakan simbol kehormatan dan jati diri masyarakat Melayu.

“Tanjak bukan sekadar penutup kepala atau pelengkap busana adat. Di dalamnya terkandung nilai marwah, harkat, kehormatan, serta doa. Karena itu, laksanakan helat akbar ini dengan menjunjung tinggi nilai adat dan budaya Melayu. Kami juga berpesan agar panitia terus menjalin koordinasi dan bersinergi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) demi kelancaran dan kesuksesan acara,” tegas Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf.

Arahan dan dukungan dari pimpinan tertinggi MKA LAMR tersebut disambut hangat oleh seluruh panitia dan tokoh masyarakat yang hadir.

Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara, Indra Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya siap mengemban amanah yang diberikan LAMR serta menjaga marwah budaya Melayu selama penyelenggaraan kegiatan.

“Petuah dan arahan dari Ayahanda Datuk Seri Raja Marjohan menjadi pedoman utama bagi kami. Kami bersyukur dan bangga memperoleh restu dari LAMR Riau. Amanah mengenai marwah tanjak dan nilai-nilai kebudayaan Melayu akan kami pegang teguh. Barisan Muda siap berada di garis terdepan untuk menyukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 secara tertib, santun, aman, dan bermartabat,” ujar Indra Gunawan.

Hal senada disampaikan Ketua DPW Riau Rumpun Masyarakat Riau Bersatu, Putra Rezeky, yang menyatakan kesiapan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Restu dari LAMR Riau semakin memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Kami siap memberikan dukungan penuh, merapatkan barisan, serta membangun koordinasi yang intensif dengan Forkopimda dan seluruh pihak terkait sebagaimana amanat Datuk Seri Ketua Umum MKA LAMR,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW Bengkalis Masyarakat Riau Bersatu, Afrizal A.Md., CPLA, menyatakan bahwa dukungan LAMR menjadi energi besar bagi seluruh panitia dan organisasi masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan agenda budaya tersebut.

Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama antara LAMR Provinsi Riau dan seluruh panitia penyelenggara untuk terus mematangkan berbagai persiapan teknis maupun koordinasi lintas sektor, sehingga Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 dapat terlaksana dengan sukses, aman, dan menjadi momentum memperkuat persatuan serta melestarikan warisan budaya Melayu bagi generasi mendatang.

Komentar
Guest