Meriahkan HUT ke-81 RI, Turnamen Sepak Bola 'Gala Desa Kuok 2026' Resmi Dibuka
KUOK, KAMPAR – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemuda Desa Kuok bersama Pemerintah Desa Kuok menggelar turnamen sepak bola tingkat regional bertajuk “Gala Desa Kuok Se-Provinsi Riau 2026”.
Turnamen antardesa tersebut menjadi ajang pembinaan bakat sepak bola lokal sekaligus wadah bagi masyarakat untuk memeriahkan momentum kemerdekaan melalui kegiatan olahraga.
Pendaftaran turnamen resmi dibuka mulai 9 hingga 19 Agustus 2026. Tim desa yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan lebih dari satu tim, dengan ketentuan seluruh pemain harus terdaftar secara sah berdasarkan e-KTP atau Kartu Keluarga (KK) sesuai domisili desa yang diwakili.
Khusus sebagai tuan rumah, Desa Kuok akan menurunkan tiga tim , yakni ( Desa Kuok 1, Desa Kuok 2, dan Desa Kuok 3 ).
“Jika tidak ada kendala, pembukaan turnamen akan digelar pada 21 Agustus 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Kuok,” ujar Andi, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Bola Gala Desa Kuok.
Andi mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang positif.
“Melalui turnamen sepak bola Gala Desa Kuok ini, inti harapannya adalah semoga pemuda kita dapat menghindari atau terbebas dari pengaruh narkoba dan judi online,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Panitia Pelaksana, HANAFI, menekankan pentingnya kebersamaan serta pembentukan karakter generasi muda.
“Harapan kita adalah membangun jiwa dan raga pemuda, serta menyatukan pemuda, khususnya di Desa Kuok yang kita cintai ini,” ujarnya.
Ajakan untuk menjaga persatuan dan kebersamaan juga disampaikan oleh Andre Irawan, Sekretaris Desa (Sekdes) Pulau Belimbing, Desa Persiapan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pemudi, untuk terus menjaga persaudaraan dan membangun kolaborasi dalam menyukseskan turnamen tersebut.
“Desa Persiapan mengajak untuk selalu bersatu dan berkolaborasi, terkhusus kepada pemuda-pemudi, serta menjunjung tinggi persaudaraan untuk menyukseskan turnamen ini,” ujar Andre Irawan.
### Syarat Ketat, Hadiah Belasan Juta Rupiah
Untuk menjaga integritas kompetisi sekaligus memastikan pemain yang tampil benar-benar merupakan warga desa yang diwakili, panitia menerapkan regulasi administrasi yang ketat.
Setiap pemain wajib menyertakan e-KTP atau Kartu Keluarga (KK) asli sesuai dengan domisili desa yang diwakili.
Panitia juga bekerja sama dengan "Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) "untuk melakukan verifikasi dan validasi data kependudukan peserta.
Jika ditemukan manipulasi data atau pemalsuan identitas, tim maupun pemain yang bersangkutan akan dikenakan "diskualifikasi" tanpa pengembalian uang pendaftaran.
Turnamen ini memperebutkan total hadiah uang tunai belasan juta rupiah, berikut piala dan medali, dengan rincian:
* **Juara 1:** Rp15.000.000 + Piala + Medali
* **Juara 2:** Rp10.000.000 + Piala + Medali
* **Best Player:** Rp500.000
* **Top Scorer:** Rp500.000
### Informasi dan Pendaftaran
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar **Rp800.000 per tim**, dengan kewajiban membayar uang muka (DP) sebesar **Rp300.000**.
**Rekening pembayaran:**
Bank Mandiri **1080028934421**
a.n. **Muhammad Ismail**
Bukti transfer dapat dikirimkan melalui WhatsApp ke **+62 877-3548-8215**.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan regulasi turnamen, calon peserta dapat menghubungi panitia:
* **Muhammad Ismail:** +62 877-3548-8215
* **Muhammad Ridho:** +62 813-7151-6130
* **Ardi Fitra:** +62 852-3024-6005
* **Debi Pratama:** +62 853-2177-5891
(Firdaus)
Komentar