Cegah Ternak Ambruk, Mahasiswa IPB Ajarkan Inovasi Mineral Block Murah untuk Peternak Wonogiri

Nasional | 11 Aug 2026 05:45:09
Cegah Ternak Ambruk, Mahasiswa IPB Ajarkan Inovasi Mineral Block Murah untuk Peternak Wonogiri

WONOGIRI, 9 Agustus 2026 — Sektor peternakan menjadi salah satu pilar ekonomi potensial di Desa Cangkring, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Namun, optimalisasi produktivitas ternak di wilayah ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait pemahaman peternak mengenai deteksi dini penyakit dan pemenuhan nutrisi mikro seperti mineral.

Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University menggelar pelatihan edukasi kesehatan ternak sekaligus praktik pembuatan mineral block mandiri bagi para peternak setempat.

Ketua Tim KKN-T IPB University Desa Cangkring, Jody Lawana Maheswara, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai inovasi sederhana yang aplikatif agar para peternak dapat merawat hewan ternak mereka secara lebih mandiri dan efisien.

"Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para peternak untuk lebih memahami kesehatan ternak, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta mampu membuat mineral block sendiri sebagai upaya menjaga kondisi ternak agar tetap sehat dan produktif," ujar Jody.

Edukasi Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi kesehatan hewan yang dibawakan oleh Rakha Najib Zuhri, mahasiswa Kedokteran Hewan IPB University yang juga anggota tim KKN-T. Dalam sesi ini, peternak dibekali pemahaman mengenai penyakit yang kerap menyerang hewan ternak, seperti demam dan dehidrasi, keracunan dan kembunn ORF (keropeng mulut, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan diare.

Rakha menekankan pentingnya penanganan awal dan deteksi dini agar penyakit tidak menular ke ternak lain maupun berdampak fatal.

Selain penanganan penyakit, pemaparan berlanjut pada krusialnya asupan mineral. Rakha menjelaskan ciri-ciri ternak yang mengalami defisiensi mineral, seperti kebiasaan menjilat tanah, tembok, atau kayu kandang. Jika dibiarkan, kekurangan mineral dapat memicu bulu rontok dan tubuh kurus. tulang rapuh, gangguan reproduksi (sulit bunting atau keguguran) dan induk ambruk secara mendadak setelah melahirkan.

Sebagai solusi pencegahan, mineral block diperkenalkan sebagai pakan suplemen bergizi tinggi yang sangat dianjurkan, khususnya bagi ternak yang sedang bunting dan menyusui.

Praktik Langsung Pembuatan Mineral Block

Tidak hanya teori, pelatihan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan mineral block secara langsung. Rakha memperagakan setiap tahapan, mulai dari pengenalan bahan baku ekonomis, takaran dan proses pencampuran, Teknik pencetakan hingga pengeringan.

Untuk memastikan pemahaman, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok praktikum yang didampingi langsung oleh mahasiswa KKN-T. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Para peternak antusias berdiskusi, bertanya, dan membagikan pengalaman mereka selama mengelola kandang.

Mendorong Kemandirian Peternak Desa Cangkring

Melalui program edukasi dan pelatihan praktis ini, mahasiswa KKN-T IPB University berharap para peternak Desa Cangkring dapat memproduksi mineral block secara mandiri. Inovasi pakan suplemen yang terjangkau ini diharapkan mampu menekan risiko penyakit akibat kekurangan nutrisi.

Dengan meningkatnya kesadaran peternak akan kesehatan ternak, produktivitas sektor peternakan di Desa Cangkring diproyeksikan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Jurnalis : Kiki Handriyani 

Komentar
Guest