Strategi TPID Lampung Selatan Kendalikan Inflasi 2026: GPM Rutin dan Penguatan Pasokan Jadi Kunci

Daerah | 27 Apr 2026 16:06:34
Strategi TPID Lampung Selatan Kendalikan Inflasi 2026: GPM Rutin dan Penguatan Pasokan Jadi Kunci

LAMPUNG SELATAN - Suaraxpost - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan memperkuat langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah, menindaklanjuti arahan pemerintah pusat yang menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di berbagai wilayah.Langkah tersebut ditegaskan usai TPID Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (27/4/2026).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyoroti tren kenaikan harga komoditas strategis seperti cabai, minyak goreng, gula pasir, hingga beras yang terjadi di banyak daerah.

“Dari minggu lalu ke minggu ini harga cabai naik dan jumlah kabupaten/kota yang harganya naik juga bertambah. Dalam rapat ini kita bahas kenapa dan bagaimana kita mengatasinya,” ujar Tomsi.

Ia juga mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng meningkat dari 207 menjadi 224 kabupaten/kota. Sementara itu, beras juga mengalami kenaikan di lebih banyak daerah meski stok dinyatakan cukup.

“Permasalahan ini harus kita detailkan. Kita tidak ingin rapat panjang tanpa solusi. Fokus kita adalah menyelesaikan masalah secara konkret,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, TPID Lampung Selatan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga di pasar tetap terkendali.

Salah satu langkah nyata yang terus dijalankan adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara rutin setiap Kamis pukul 08.00 WIB di Lapangan Korpri, Kalianda.

Program ini menjadi instrumen langsung pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Melalui strategi tersebut, TPID Lampung Selatan optimistis stabilitas harga dapat terus terjaga, sekaligus mendorong daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. (Nzr/ptm)

Komentar
Guest