Siswi SMA Tewas Terlindas Truk CPO di Jalan Rusak Pelintung, Warga Sorot Pembiaran Pemko Dumai dan Perusahaan
DUMAI - SuaraXPost - Kejadian Berulang kembali Memakan korban jiwa Jalan Raya Dumai Pelintung atau dikenal Jl Arifin ahmad tepatnya di kelurahan Mundam.Rabu,29/04/2026.
Kali ini korbannya Anak sekolah SMA 5 Bernama Suci Agustin Putri (17) yang beralamat di Tanjung palas Dumai timur,kejadian berawal korban berboncengan dengan abangnya jemput pulang sekolah sekira pukul 16.00 wib dari SMA 5 Teluk makmur,tiba di jalan yang rusak parah tepatnya di kelurahan Mundam abang si korban mendahului truk Tangki ÇPO( PT MJ),di saat kenderaan berat tersebut pelan pelan ketika itu si korban yang di bonceng terjatuh dari atas motor dan di sambut truk tangki CPO tersebut dan megakibatkan luka parah di kepala di duga terlindas oleh kenderaan truk CPO.
Pengemudi truk tersebut sempat melarikan diri terus warga yang berada di TKP mengamankan kenderaan dan supirnya.
Berselang 20 menit tiba ambulans Rsud beserta timnya dan petugas dari rumah sakit memastikan keadaan korban ternyata tidak bernyawa lagi dan dinyatakan meninggal dunia.dan petugas selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi korban,di duga korban terlindas oleh truk.
Warga Setempat yang di temui media ini di TKP inisial( AK) menagatakan kejadian seperti ini sudah berulang di daerah kami ini ujarnya,karena jalan rusak parah sangat mengganggu pengguna jalan baik karyawan dan anak sekolah begitu juga masyarakat setempat.
Masih dari saksi di tkp menyampaikan informasi jalan dumai pelintung ini sudah sangat banyak rusak parah tetapi tidak ada perhatian pemerintah baik perusahaan yang ada di medang kampai,lanjutnya.
Di tambah lemahnya pengawasan pihak Dishub kota dumai Menertibkan jam larangan sesui PERWALI kota Dumai Nomor 95 Tahun 2023 tentang larangan melintas pada jam jam tertentu,kejadian kecelakaan tersebut di saat jam larangan melintas Kenderaan truk truk besar.
Lemahnya perhatian pemerintah kota dumai dalam hal pengawasan dan penertiban kenderaan kenderaan tersebut turut juga jadi pertanyaan warga Masyarakat di medang kampai,di ditambah minimnya Perhatian perusahaan dari beberapa bulan yang lalu jalan tersebut sudah rusak parah.
Sementara pihak Perusahaan di medang kampai yang sangat banyak menghasilkan sumber daya alam,tetapi tidak sebanding apa yang diterima masyarakat tempatan.hanya mendapat kecelakaan dan debu,ada apa pemerintah kota dumai dan perusahaan Industri di medang kampai ?
TIM.
Komentar